Duta Kemiskinan melalui Pandeglang Peduli Kemanusiaan (PPK) melakukan serah terima bantuan rumah bagi warga miskin di Kampung Kadusimbut, Desa Pasirawi, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/6/2019). Dalam acara ini pun Pemi WH-AW Peduli Kemanusiaan melakukan pembagian bingkisan dan santunan bagi warga jompo dan anak yatim yang berada di sekitar kampung Kadusimbut. Sementara dari komunitas lain memberikan bantuan beragam perlengkapan rumah tangga kepada keluarga Keluarga Pak Diman selaku warga tidak mampu Penerima bantuan pembangunan rumah.

Pak Diman kesehariannya bekerja sebagai Linmas di Kantor Desa Pasirawi. Rumahnya roboh karena sudah tidak layak huni pada hari Sabtu (23/3/2019) dan sempat diviralkan di media sosial oleh beberapa warga Pandeglang.

Tim Relawan Duta Kemiskinan dan Penerima Bantuan

Selain tim Duta Kemiskinan dan warga sekitar acara ini dihadiri oleh Paguyuban Budak Pandeglang, Paguyuban Pemuda Pasirawi Mandiri, Teruci Chapter Banten, AXS Tangerang Raya dan CR-V Solusion Banten. Sayangnya dari perangkat Pemerintah tidak hadir kecuali Ketua RT setempat.

Menurut salah satu senior Duta Kemiskinan Dyan Cakra Widiantara, bermula dari informasi di medsos tersebut dirinya berinisiatif melakukan pengecekan langsung ke lokasi lalu bermusyawarah dengan Pak Diman dan warga setempat untuk membantu membangun rumah Pak Diman melalui Program Duta Kemiskinan (4/4/2019). Syarat penting yang harus dipenuhi oleh warga sekitar adalah adanya partisipasi aktif masyarakat, diantaranya kesanggupan bergotong-royong dalam pengerjaannya, atau dengan upah Nol Rupiah.

Menurut Cakra, “Duta Kemiskinan berusaha menggugah kembali kesadaran bahwa gotong-royong perlu di bangkitkan lagi di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna mengatasi berbagai persoalan, khususnya dalam rangka pengentasan kemiskinan. Angka kemiskinan di Pandeglang sangat tinggi, karenanya kita wajib bangkit dari keterpurukan ekonomi dan sosial. Gotong royong adalah solusi yang penting”.

Proses pembangunan selain melibatkan partisipasi aktif warga setempat, juga di dampingi oleh PPK dan Paguyuban Budak Pandeglang (PADAKPA). Menurut Kordinator Lapangan Hj. Elas Sulastri, Pembangunan rumah Pak Diman dimulai tanggal 27 April dan selesai tanggal 8 Mei, bahkan rumah tersebut sejak hari pertama puasa sudah ditempati oleh keluarga Pak Diman karena progresnya sudah sekitar 90%. Karena selesai di pertengahan bulan Ramadhan dan bentrok dengan serah-terima rumah warga miskin di daerah lain, maka acara serah-terima rumah Pak Diman baru bisa digelar hari ini.

Bang Sari senior dari Duta Kemiskinan menambahkan bahwa di akhir Ramadhan Duta Kemiskinan bersama komunitas binaannya menyerahkan bantuan rumah bagi warga miskin di Kecamatan Balaraja Tangerang, di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang, dan di Sobang Pandeglang. Tiap-tiap wilayah target itu ada komunitas lokal binaan diantaranya Tangerang Peduli Kemanusiaan, Sobang Peduli Kemanusiaan (SPK), dan Panimbang Peduli Kemanusiaan. Duta Kemiskinan terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi lain sepanjang sama konsep dan tujuannya untuk membantu kaum miskin, khususnya dalam bedah rumah.

Pada saat sekarang pun kami dan kawan kawan relawan Duta Kemiskinan sedang membangun rumah warga miskin di Sobang dan Cigeulis. Karenanya nyaris jadwal acara serah-terima bantuan rumah bagi warga miskin lumayan padat. Terhitung sejak bulan Maret 2018 hingga hari ini kami bersama kawan-kawan komunitas di Pandeglang sudah membangun sekitar 20 unit rumah di berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang. Target terbanyak di wilayah Kecamatan Sobang yaitu 12 unit rumah, pembangunan dilakukan oleh SPK yang dikomandoi Ade Yayan Permana.

Seluruh biaya pembangunan tersebut murni dari iuran relawan Duta Kemiskinan dan komunitas binaan serta warga sekitar target yang bersedia menyumbang, tanpa bantuan dana dari Pemerintah atau donatur tertentu. Pada prinsipnya kami mengutamakan partisipasi aktif masyarakat dan berupaya membangkitkan budaya gotong-royong. Jadi tidak semata-mata membangun rumahnya, tapi juga membangun mental manusianya.

Duta Kemiskinan sudah membangun lebih dari 70 rumah warga miskin yang tersebar di Tangerang, Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Kemiskinan di Pandeglang sepertinya tidak habis-habis.” Seloroh Cakra ketika ditanya tentang adakah kemungkinan membantu rumah Pak Raniman di Cikeusik Pandeglang yang belakangan ini sedang viral setelah diberitakan oleh salah satu media online.

Mengenai rumah tersebut yang kondisinya konon nyaris runtuh, kami sedang mengutus relawan setempat untuk mengecek langsung rumahnya sekaligus memusyawarahkan dengan warga dan tokoh setempat. Ini penting karena merupakan prasyarat atau pakem kami di Duta Kemiskinan, warga setempat wajib bersedia gotong-royong dan ikut serta memberikan sumbangan. “Harus bersedia dengan upah Nol Rupiah”, tegasnya.

Bila prasyarat itu disanggupi maka kami di Duta Kemiskinan dan komunitas binaan akan berusaha mengumpulkan dana, namun karena sekarang ini sedang berjalan pembangunan di Sobang dan Cigeulis, kemungkinan target di Cikeusik akan kami mulai eksekusi setelah target Cigeulis dan Sobang selesai. Tapi bila pemerintah daerah lebih dulu bersedia turun tangan membangun rumah tidak layak huni Pak Raniman, maka kami akan sangat berterima-kasih dan tentu memberi dukungan, karena pada prinsipnya Duta Kemiskinan membantu meringankan beban pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan di negeri ini, tutup Cakra. (Ir/Red)

Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan