Pandeglang — Tidak jauh dari pusat kota, tepatnya di Kp. Cikole, Desa Kabayan, Kecamatan Pandeglang, sekelompok masyarakat sedang bergotong-royong membangun rumah Ibnu Rohman (57 th).

Rumah tersebut di bangun atas inisiatif Pandeglang Peduli Kemanusiaan (PPK) bersama warga Kampung Cikole. PPK yang merupakan perkumpulan binaan dari Duta Kemiskinan (DK) mulai membangun rumah Ibnu sejak tanggal 21 Juni 2019 dan target selesai di minggu pertama atau kedua di bulan Juli 2019 ini.

Menurut keterangan Hj. Elas, selaku Kordinator Pelaksana PPK, target pertama PPK ini awalnya adalah rumah yang kondisinya cukup memprihatinkan. Beberapa tahun sebelumnya, rumah ini pernah mendapat bantuan progam rehab rumah tidak layak huni (rutilahu) dari pemerintah, namun karena sudah lama kondisinya kembali menjadi kumuh dan tidak lagi layak ditempati, karenanya kami bersama warga memutuskan untuk membantunya.

Warga Cikole Kabayan sangat antusias bergotong-royong, bahkan ada beberapa warga setempat yang ikut memberi sumbangan berupa Pasir, Kayu dan Genteng layak pakai. Bahkan perkumpulan lain yang ada di Pandeglang juga ada yang memberi bantuan berupa Keramik dan Cat tembok. Selain itu kegiatan ini mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

“Melihat antusiasme warga tersebut maka PPK memutuskan untuk membangun rumah pak Ibnu menjadi rumah permanen, full bata dan berlantai keramik,” papar Hj. Elas.

Hj. Elas selaku kordinator di PPK berharap, setelah ini akan banyak orang Pandeglang yang bersedia bergabung dalam PPK agar persoalan rutilahu di Pandeglang khususnya wilayah kota dapat kita bantu. Makin banyak yang bergabung akan makin banyak warga miskin yang dapat kita bantu.

Ibnu Rohman keseharian bekerja serabutan, ia tinggal bersama istri dan empat putra-putrinya. Pada saat kami meliput ke lokasi hari ini (28/6/2019) Pak Ibnu Rohman sedang sakit dan tinggal di rumah kerabatnya di Kebon Cau Pandeglang. (Ir/Red)

Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan