Paguyuban Budak Pandeglang (PADAKPA) melangsungkan milad yang ke-5 hari ini (25/8/2019) di Panggung Balai Budaya Pandeglang, berlangsung dari jam 09.00 hingga tadi petang.

Menurut Nawasi Labib, ketua panitia pelaksana, acara ini dilaksanakan dalam rangka Ulang Tahun PADAKPA yang Ke-5 sekaligus sebagai acara mempererat silaturahmi antar anggota serta dengan komunitas/perkumpulan lain yang ada di Banten, khususnya Pandeglang.

Acara ini selain mengusung tema solidaritas antar perkumpulan juga mengusung pelestarian seni budaya di Pandeglang. Seni yang dipertunjukan yaitu Rampak Bedug dan Debus dari Sanggar Persada Pandeglang, Seni Angklung Dodod dari Saketi Pandeglang dan Karinding Nusantara dari Tangerang.

Dalam sambutannya, ketua umum PADAKPA, Asep Kosasih menyampaikan bahwa awalnya PADAKPA hanyalah sebuah grup facebook dan awal perkumpulannya di luar Pandeglang yaitu di Tangerang. Namun seiring berjalannya waktu akhirnya PADAKPA menetapkan diri sebagai Organisasi Kemasyarakatan di Pandeglang dan berperan serta dalam beragam kegiatan sosial, seperti membangun rumah kaum miskin dan korban bencana kebakaran, bakti sosial pembagian sembako dan bakti sosial terhadap korban bencana tsunami akhir tahun kemarin.

Peserta yang menghadiri tampak dari berbagai perkumpulan, dalam daftar hadir tercatat ada 104 perkumpulan se wilayah Banten. Salah satu perwakilan dari perkumpulan, Iwan Fauzi, ketua Paguyuban Urang Pandeglang Peduli (PUPP) mengatakan bahwa PADAKPA telah berhasil menjadi barometer bagi seluruh organisasi kemasyarakatan di Pandeglang, oleh karenanya ia berharap, ke depan PADAKPA tetap eksis dan terus menjaga solidaritas baik di internal maupun dengan organisasi lain di Pandeglang.

Selamat ulang tahun PADAKPA semoga tetap eksis sebagai Organisasi Kemasyarakatan di Pandeglang. (Ir)

Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan